Latest Post

CashPirate – Cara mencari uang lewat Android

Apa itu Cash Pirate ?

aplikasi-chaspirate

CashPirate adalah salah satu Applikasi yang terbaik Penghasil uang melalui android, Anda bisa mendapatkan uang tunai atau hadiah hanya dengan men-download aplikasi gratis dan melakukan beberapa tugas-tugasnya,

Tugas yang diberikan dari aplikasi ini sangatlah mudah, kita hanya menginstal, program, game, ataupun situs situs perbelanjaan agar terpasang pada android kita, dan tiap-tiap aplikasi tersebut memiliki poin yang beda-beda, nah poin-poin ini lah yang kita kumpulkan untuk di tukarkan menjadi $ (dollar) .

Adapun  Nilai Poinnya adalah : Apabila telah terkumpul sebanyak :  1000 Coin = 1 $Refferal Code CashPirate

untuk Penukaran poin dilakukan dengan cara transfer ke Paypal dengan minimum poin yaitu : 2500 = 2,5$ (untuk keterangan lebih lanjut silahkan instal applikasinya dan baca keterangan “Earning Money” Pada applikasi)

applikasi Cashpirate ini juga memberlakukan system Refferal dimana apabila seseorang ingin menggunakan kode kita untuk pertama kalinya akan mendapatkan bonus 500 Coin. silahkan masukan kode (JAXMGS) untuk menambahkan 500 poin pertama anda.

Langkah-langkah Memulai Applikasi CashPirate ini :

1. Pertama agan download Cash Pirate di Google PlayStore
2. Lakukan Registrasi dan pada saat registrasi masukan kode JAXMGS untuk mendapatkan 500 POINT BONUS sebagai refferal saya
4. Download setiap aplikasi yg Muncul pada Pirate Picks, untuk mendapatkan sejumlah Coin

Berikut Screen Shoot dari Applikasi CashPirate ini :

earn coin cashpiratecashpirate PickSaya juga baru menginstal applikasi ini, sampai saat ini saya baru mendapatkan 877 Coin, semoga setiap hari makin bertambah he he he…

dikarenakan tugas yang harus kita selesaikan adalah mengistal applikasi-aplikasi yang muncul (seperti terlihat disamping <– Buka lapak, King Box, Mail Droid. dll) maka trik agar Smartphone anda tidak terlalu banyak aplikasi adalah, Lakukan Uninstal apabila Coin sudah didapatkan.

Baiklah… semoga informasi ini bermanfaat buat teman-teman yang ingin berpenghasilan tambahan lewat androidnya. Sampai jumpa lagi di postingan saya selanjutnya… (elank37)

(dari pada cuma sekedar buat games or Social Media) heheh

Kata Bijak :

“Kita hidup dari apa yang kita dapatkan… dan kita membentuk sebuah kehidupan dari apa yang kita Berikan”

 

 

 

 

Update

  •   Peta Peta adalah gambaran sebagian atau seluruh muka bumi baik yang terletak di atas maupun di bawah permukaan dan disajikan pada  bidang datar pada skala dan proyeksi tertentu (secara matematis). Karena dibatasi oleh skala dan proyeksi maka peta tidak akan pernah selengkap dan sedetail aslinya (bumi), karena itu diperlukan penyederhanaan  unsur yang akan ditampilkan pada peta.  Proyeksi Peta Pada dasarnya bentuk bumi tidak datar tapi mendekati bulat maka untuk menggambarkan sebagian muka bumi untuk kepentingan pembuatan peta, perlu dilakukan langkah-langkah agar bentuk yang mendekati bulat tersebut  dapat didatarkan dan distorsinya dapat terkontrol, untuk itu dilakukan proyeksi ke bidang datar.  Pengelompokan Proyeksi Peta   Peta Berdasar Mempertahankan Sifat Aslinya 1.  Luas permukaan yang tetap (ekuivalen) 2.  Bentuk yang tetap (konform) 3.  Jarak yang tetap (ekuidistan) Perbandingan dari daerah yang sama untuk proyeksi yang berbeda :  Berdasar Bidang Proyeksi yang Digunakan 1. Bidang datar 2. Bidang kerucut 3. Bidang silinder Proyeksi Universal Transverse Mercator (UTM) Proyeksi UTM dibuat oleh US Army sekitar tahun 1940-an. Sejak saat itu proyeksi ini menjadi standar untuk pemetaan topografi. Sifat-sifat Proyeksi UTM 1.  Proyeksi ini adalah proyeksi Transverse Mercator yang memotong bola bumi pada dua buah meridian, yang disebut dengan meridian standar. Meridian pada pusat zone disebut sebagai meridian tengah. 2.  Daerah diantara dua meridian ini disebut zone. Lebar zone adalah 6 sehingga bola bumi dibagi menjadi 60 zone. 3.  Perbesaran pada meridian tengah adalah 0,9996. 4.  Perbesaran pada meridian standar adalah 1. 5.  Perbesaran pada meridian tepi adalah 1,001. 6.  Satuan ukuran yang digunakan adalah meter.
  • Data Spasial Sebagian besar data yang akan ditangani dalam SIG merupakan Data Spasial yaitu sebuah data yang berorientasi geografis, memiliki sistem koordinat tertentu sebagai dasar referensinya dan mempunyai dua bagian penting yang membuatnya berbeda dari data lain, yaitu informasi lokasi (spasial) dan informasi deskriptif (attribute) yang dijelaskan berikut ini : 1. Informasi lokasi (spasial), berkaitan dengan suatu koordinat baik koordinat geografi (lintang dan bujur) dan koordinat XYZ, termasuk diantaranya informasi datum dan proyeksi.     2. Informasi deskriptif (atribut) atau informasi non spasial, suatu lokasi yang memiliki beberapa keterangan yang berkaitan dengannya, contohnya : jenis vegetasi, populasi, luasan, kode pos, dan sebagainya. Format Data Spasial Secara sederhana format dalam bahasa komputer berarti bentuk dan kode penyimpanan data yang berbeda antara file satu dengan lainnya. Dalam SIG, data spasial dapat direpresentasikan dalam dua format, yaitu: 1. Data Vektor Data vektor merupakan bentuk bumi yang direpresentasikan ke dalam kumpulan garis, area (daerah yang dibatasi oleh garis yang berawal dan berakhir pada titik yang sama), titik dan nodes (merupakan titik perpotongan antara dua buah garis). Keuntungan utama dari format data vektor adalah ketepatan dalam merepresentasikan fitur titik, batasan dan garis lurus. Hal ini sangat berguna untuk analisa yang membutuhkan ketepatan posisi, misalnya pada basisdata batas-batas kadaster. Contoh penggunaan lainnya adalah untuk mendefinisikan hubungan spasial dari beberapa fitur. Kelemahan data vektor yang utama adalah ketidakmampuannya dalam mengakomodasi perubahan gradual. 2. Data Raster Data raster (atau disebut juga dengan sel grid) adalah data yang dihasilkan dari sistem Penginderaan Jauh. Pada data raster, obyek geografis direpresentasikan sebagai struktur sel grid yang disebut dengan pixel (picture element). Data Raster Pada data raster, resolusi (definisi visual) tergantung pada ukuran pixel-nya. Dengan kata lain, resolusi pixel menggambarkan ukuran sebenarnya di permukaan bumi yang diwakili oleh setiap pixel pada citra. Semakin kecil ukuran permukaan bumi yang direpresentasikan oleh satu sel, semakin tinggi resolusinya. Data raster sangat baik untuk merepresentasikan batas-batas yang berubah secara gradual, seperti jenis tanah, kelembaban tanah, vegetasi, suhu tanah dan sebagainya. Keterbatasan utama dari data raster adalah besarnya ukuran file; semakin tinggi resolusi grid-nya semakin besar pula ukuran filenya dan sangat tergantung pada kapasistas perangkat keras yang tersedia. Masing-masing format data mempunyai kelebihan dan kekurangan. Pemilihan format data yang digunakan sangat tergantung pada tujuan penggunaan, data yang tersedia, volume data yang dihasilkan, ketelitian yang diinginkan, serta kemudahan dalam analisa. Data vektor relatif lebih ekonomis dalam hal ukuran file dan presisi dalam lokasi, tetapi sangat sulit untuk digunakan dalam komputasi matematik. Sedangkan data raster biasanya membutuhkan ruang penyimpanan file yang lebih besar dan presisi lokasinya lebih rendah, tetapi lebih mudah digunakan secara matematis, format data spatial.

TRANSLATE

TRAFFIC VISITOR

  • 297,302 Hits & Thankyou
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 16 pengikut lainnya

Si TUKANG KETIK !!!

”(^_^)..v”
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Follow EIRLANGGA COFFE CORNER on WordPress.com